You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kantor Sekretaris Timpora di Jakbar Diresmikan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Timpora Jakbar Awasi WNA Secara Ketat

Kantor Sekretariat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Jakarta Barat yang bermarkas di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus di kawasan Kota Tua, Kamis (17/3) diresmikan.

kita menyadari penuh kehadirannya dalam konteks wisatawan, investor sangat ditentukan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi

Kantor ini berfungsi untuk mengawasi Warga Negara Asing (WNA) yang berada di Ibukota.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat, Pondang Tambunan mengatakan, sebanyak 3.956 WNA saat ini tercatat telah mengurus izin tinggal.

Pemkot Jakbar-Imigrasi Bentuk Timpora

“Peraturan ini dimaksudkan agar WNA dipermudah masuk ke Indonesia karena kita menyadari penuh kehadirannya dalam konteks wisatawan, investor sangat ditentukan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi,” ujarnya, Kamis (17/3).

Namun, tidak menutup kemungkinan, kehadiran WNA di Jakarta Barat juga membawa dampak negatif yakni bekerja tidak sesuai izin.

Diakui Pondang, berdasarkan catatan hukum, banyak WNA yang datang ke Jakarta tertangkap karena melakukan tindak kejahatan cyber crime.

Walikota Jakarta Barat, Anas Efendi menyambut baik diresmikannya sekretariat Timpora yang bermarkas di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus di kawasan Kota Tua.

“Dalam memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), DKI Jakarta khususnya Jakarta Barat akan banyak kedatangan Warga Negara Asing (WNA),” kata Anas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2069 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye873 personNurito